Sat Intelkam Polres Sumba Barat Daya Monitoring Stok BBM dan LPG, Ketersediaan Bahan Energi Masih Aman

Tambolaka, 13 Juni 2026 – Unit Ekonomi Sat Intelkam Polres Sumba Barat Daya melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, non subsidi, serta stok Gas LPG di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 10.00 WITA. Kegiatan monitoring dilakukan pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agen LPG, dan outlet penjualan gas yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya. Dari hasil pemantauan, stok BBM dan LPG secara umum masih tersedia dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa SPBU yang menjadi lokasi monitoring antara lain SPBU Radamata, SPBU Taworara, SPBU Gollu Sapi, SPBU Kori, SPBU Bondo Kodi, SPBU Lede Giring, SPBU KM 09 Tema Tana, dan SPBU Wee Mete. Berdasarkan data yang diperoleh, seluruh SPBU masih memiliki persediaan BBM dengan jumlah yang bervariasi, baik untuk jenis Pertamax, Pertalite, Pertamina Dex, Dexlite maupun Bio Solar. Selain melakukan pengecekan stok, petugas juga memantau harga jual BBM yang berlaku di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya. Harga BBM terpantau stabil dengan rincian Pertamax Rp16.250 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamina Dex Rp24.800 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Bio Solar Rp6.800 per liter. Monitoring juga dilakukan terhadap ketersediaan Gas LPG pada agen dan outlet penjualan. Di tingkat agen, PT Shelly Indah Energi masih memiliki stok LPG ukuran 12 kilogram sebanyak 2.618 tabung dan LPG ukuran 50 kilogram sebanyak 8 tabung. Sementara itu, beberapa outlet seperti Toko Sinar Terang, Toko Surya Baru, Toko Yunior, dan Toko Merah Delima masih memiliki persediaan LPG ukuran 12 kilogram untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk harga LPG di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, tabung ukuran 5,5 kilogram dijual seharga Rp185.000 per tabung, ukuran 12 kilogram Rp330.000 per tabung, dan ukuran 50 kilogram Rp1.500.000 per tabung. Hasil monitoring menunjukkan bahwa distribusi dan ketersediaan BBM maupun LPG di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya masih dalam kondisi aman dan terkendali. Kegiatan monitoring berakhir pada pukul 12.30 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pengawasan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi serta mengantisipasi potensi kelangkaan maupun gangguan distribusi di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya.

Sat Intelkam Polres Sumba Barat Daya Monitoring Stok BBM dan LPG, Ketersediaan Bahan Energi Masih Aman