Polsek Kodi Tangani Dugaan Perampasan Sepeda Motor dan Penganiayaan di Desa Onggol, Tiga Terduga Pelaku Diamankan
Polsek Kodi Tangani Dugaan Perampasan Sepeda Motor dan Penganiayaan di Desa Onggol, Tiga Terduga Pelaku Diamankan
SUMBA BARAT DAYA – Polsek Kodi menangani kasus dugaan tindak pidana perampasan sepeda motor yang disertai penganiayaan yang terjadi di Kampung Bondo Bokol, Desa Onggol, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban, yakni **P.M.P. (33)** yang mengalami luka potong di bagian kepala, serta **S.R.M. (23)** yang diduga menjadi korban pemukulan dan kehilangan sepeda motor miliknya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, kejadian bermula saat korban **S.R.M.** mengantar anggota keluarganya ke gereja. Saat perjalanan pulang, korban diduga dicegat oleh salah seorang terduga pelaku berinisial **S.R.P.**, yang kemudian melakukan pemukulan dan merampas sepeda motor korban.
Setelah kejadian tersebut, korban pulang dan memberitahukan peristiwa yang dialaminya kepada **P.M.P.**. Keduanya kemudian mendatangi Kampung Bondo Bokol untuk meminta klarifikasi. Namun, di lokasi terjadi keributan yang berujung pada dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, **P.M.P.** mengalami luka potong di bagian kepala dan segera dilarikan ke Puskesmas Bondo Kodi untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam perkara ini, polisi mengidentifikasi tiga orang terduga pelaku, masing-masing berinisial **S.R.P.**, **D.**, dan **P.S.**. Sementara saksi-saksi yang telah dimintai keterangan antara lain **P.**, **M.B.M.**, serta korban sendiri.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Kodi segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pendataan terhadap korban, saksi, dan terduga pelaku, mendokumentasikan kejadian, serta membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Salah satu terduga pelaku yang juga mengalami luka kemudian diamankan dan dibawa ke Puskesmas Kawangohari guna memperoleh perawatan.
Dari hasil pendalaman awal, motif kejadian masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, insiden bermula dari perampasan sepeda motor yang kemudian memicu terjadinya penganiayaan.
Polisi juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di SPKT Polres Sumba Barat Daya. Namun, korban memilih untuk tidak melanjutkan proses pelaporan dan meminta agar permasalahan tersebut diselesaikan melalui pembinaan terhadap terduga pelaku.
Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polsek Kodi mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan tetap menjaga situasi kamtibmas. Selain itu, personel kepolisian akan terus melakukan patroli, monitoring, serta langkah-langkah deteksi dini guna mencegah terjadinya konflik lanjutan.
Hingga saat ini, situasi di wilayah Desa Onggol terpantau aman dan kondusif, sementara kepolisian masih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan perkara tersebut.